• Presentations are Great Stories

Presentasi- Menyampaikan Cerita yang Memukau

Apa yang membuat presentasi Anda memukau? Pertama-tama, simak pertanyaan berikut ini: Jika Anda ingin membandingkan berpresentasi dengan aktivitas artistik lainnya, aktivitas artisik mana yang hampir serupa dengan berpresentasi? Petunjuk: Apakah menulis laporan adalah aktivitas artistik yang serupa dengan berpresentasi? Apakah menggambar merupakan aktivitas artistik yang paling mirip dengan berpresentasi? Apakah membuat film adalah adalah aktivitas artistik yang menggambarkan berpresentasi dengan tepat? Dan jawabannya adalah berpresentasi sangat mirip dengan membuat film dokumenter.

 

Mengapa Demikian?

Sebuah film dokumenter memiliki sebuah pesan utama, sama halnya dengan berpresentasi. Ada banyak media yang bisa Anda gabungkan untuk mendukung pesan utama yang ingin Anda sampaikan dalam presentasi Anda. Dalam presentasi, Anda juga memiliki tujuan dan Anda ingin meyakinkan para audiens presentasi Anda untuk menyetujui pesan Anda atau membuat para audiens Anda melihat sesuatu yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.

Hal ini serupa dengan aspek-aspek yang bisa Anda ambil dalam film; termasuk aksi, ketegangan, rasa penasaran, dan memikat para audiens Anda dengan konten presentasi yang menarik, humor dan hal-hal lainnya yang akan mendukung pesan utama dan tujuan presentasi Anda. Sangat penting bagi Anda untuk memahami bahwa apapun topik presentasi Anda, berpresentasi bukanlah tentang mengkonversi laporan dalam format lainnya dan menyajikan laporan tersebut di hadapan audiens Anda. Presentasi bukanlah rangkuman sebuah laporan.

Presentasi adalah sebuah cerita besar yang Anda singkapkan satu per satu dan membuat para audiens Anda terpukau dan membantu Anda untuk meraih tujuan utama Anda dalam berpresentasi. Dalam berpresentasi, tentu saja Anda bisa memasukkan cerita-cerita kecil untuk mendukung pesan utama Anda dalam presentasi tersebut. Apapun jenis cerita yang Anda gunakan dalam presentasi Anda, cerita-cerita tersebut harus memiliki beberapa sifat untuk memikat perhatian audiens dan membuat mereka mengingat presentasi Anda untuk waktu yang lama.

Cerita yang Anda sampaikan dalam presentasi harus lah cerita yang mudah diingat,dipahami dan diceritakan kembali ke orang lain. Bayangkan jika Anda menceritakan suatu contoh kasus atau cerita singkat untuk menguraikan sebuah topik, tetapi Anda menyampaikan cerita tersebut dalam waktu yang lama atau terlalu banyak detail dalam cerita tersebut dan membuat presentasi Anda melenceng dari topik presentasi Anda. Para audiens Anda akan bingung dan bertanya-tanya apa yang sebenarnya ingin Anda sampaikan kepada mereka dalam presentasi tersebut.

 

Apa yang terjadi jika cerita yang Anda presentasikan tidak memiliki kesimpulan?

Hal ini tentu saja membuang-buang waktu baik audiens Anda dan diri Anda sendiri. Para audiens Anda tidak akan memahami apa pesan Anda dalam presentasi tersebut. Jangan membiarkan audiens Anda menebak-nebak apa yang Anda inginkan dari mereka dalam presentasi tersebut. Berpresentasilah dengan memukau dan tanyakan para audiens Anda pertanyaan-pertanyaan yang akan menstimulasi diskusi lebih lanjut. Beritaukan kepada audiens Anda apa tujuan presentasi tersebut, jelaskan inti pesan Anda dan juga apa yang Anda harapkan dari para audiens setelah mendengar presentasi Anda. Seperti nasihat seorang presenter terkemuka “Jangan biarkan audiens Anda berpikir tentang apa yang ingin Anda sampaikan dalam presentasi Anda. Andalah yang seharusnya berpikir tentang hal itu dan cara menyampaikan pesan Anda dalam berpresentasi.”

 

Bagaimana tentang kredibilitas pesan presentasi Anda? Apa yang terjadi jika Anda tidak kredibel dalam presentasi Anda

People will quickly lose interest in something that doesn’t sound credible. Conspiracy theories are a prime example. If your message is that I have met an alien, many people may lose interest in your message there and then and might think that listening to you (beyond a curiosity) is just a waste of time. Of course this is not to say the alien-lovers are at fault. It’s just that if your idea doesn’t have much credibility or you don’t have much ‘evidence’ then you won’t move forward in your presentation as smoothly as you like.

 

Apa efek yang ditimbulkan dari sebuah cerita yang mengejutkan atau sesuatu yang menakjubkan dalam presentasi?

Selama hal yang mengejutkan yang Anda ceritakan dalam presentasi bukanlah hal buruk dan dapat merusak kesan terhadap presentasi Anda, menyajikan cerita yang mengejutkan atau melakukan sesuatu yang menakjubkan adalah metode presentasi yang patut dicoba untuk menjaga fokus dan perhatian para audiens Anda. Tentunya, Anda tidak mau membuat para audiens Anda shok. Anda dapat menggunakan metode presentasi yang tidak biasa untuk memastikan audiens memperhatikan Anda dan menangkap pesan utama dalam presentasi Anda. Contohnya seorang dokter bedah otak membawa ‘otak asli’ dalam sebuah presentasi dan menceritakan tentang pengalamannya saat dia mengalami stroke. Hal ini tentunya akan membuat presenter mendapatkan perhatian para audiensnya.

 

Bagaimana cara memikat emosi audiens dalam presentasi?

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, membuat cerita emosional dalam presentasi sehingga presentasi dan cerita yang Anda sampaikan diterima dengan lebih antusias dan diingat lebih lama oleh para audiens Anda sangatlah penting. Emosi-emosi seperti tertawa, kesedihan, marah, kecemburuan, dan sebagainya dapat menjadi unsur yang menambah efektivitas presentasi jika digunakan dalam konteks yang tepat dan juga dengan moderasi yang baik.

Comments

comments

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial